Punya alter ego?

Saya tidak tau persis arti istilah alter ego. Asumsi saya, itu mungkin masuk ke rangkaian psikoanalisisnya Sigmund Freud. Tapi yang jelas, dalam pembicaraan sehari-hari, alter ego itu mungkin  seperti “siapa karakter ideal versi kamu yang kamu tau itu BUKAN kamu”. Alter ego berhubungan dengan sisi-sisi buruk kita, atau apapun yang kita nilai sebagai kelemahan kita.

Menyenangkan sekali main-main dengan istilah ini, karena kalau kita jujur dan disaat yang sama, menerima diri kita apa adanya, kita tau kalau kita jauh sekali dari sempurna, bahkan dalam ukuran kesempurnaan yang kita buat sendiri.

Jadi, ini karakter alter ego saya:

Namanya Andi. Dia tinggi, berperut rata, dan tidak pakai kacamata. Dia agak-agak brengsek sedikit. Perokok dan kadang juga minum alkohol. Dia cuek, tapi sebenarnya pintar dan bisa meraih apapun kalau mau sedikit fokus.