Melihat kebelakang, ke jangka waktu beberapa bulan sebelum sekarang, saya jadi merasa sangat beruntung.

Saya mengerjakan skripsi selama 6 bulan. Empat diantaranya terbuang sia-sia karena topik saya ditolak. Satu diantaranya juga sia-sia karena topik lainnya ditolak lagi. Dan satu bulan terakhir, berhasil. Dua puluhan hari tepatnya.

Selama dua puluhan hari itu… saya merasa sedang bermain roller coaster. Semuanya sangat cepat. Ekstra cepat. Emosi naik turun. Kecewa-optimis-pesimis-biasa saja-optimis-pesimis-biasa saja… begitu seterusnya.

Dan salah satu yang paling membuat saya kagum adalah… bahwa kemudian saya sadar, bahwa selama dua puluhan hari itu, tidak ada satu kalipun saya salah langkah. Semua keputusan, tindakan, pilihan saya benar. Semuanya merupakan langkah maju. Tidak berbelok, apalagi mundur.

Mungkin itu keberuntungan. Mungkin itu hasil kerja keras.
Tapi saya lebih suka menyebutnya hasil pimpinan Tuhan. Mungkin, itu yang paling masuk akal kalau melihat bagaimana kerja keras beberapa bulan ini disempurnakan dengan berbagai kebetulan, bantuan-bantuan tak terduga, kemunculan orang-orang yang sebelumnya tidak disangka-sangka akan membantu, dan semua keberadaan sumber-sumber yang sebelumnya tidak diikutkan dalam rencana.

Berikutnya… dunia kerja. Saya siap untuk tantangan berikutnya. Oke, setidaknya, saya pikir bahwa saya siap untuk tantangan berikutnya. Selamat datang, dunia baru.